Tanda-tanda Akhir Zaman

Kapan Yesus akan Datang?

Meskipun tidak ada yang tahu tanggal atau jam kedatangan Yesus (Mat 24:36, Kis 1:7), tapi alkitab memberi kita petunjuk-petunjuk mengenai kondisi dunia sebelum kedatangan Yesus, dan Yesus sendiri mengingatkan kita untuk aktif mencari tahu mengenai kedatangan-Nya (Luk 12:54-57). Selain Yesus, Rasul Paulus juga memberi kita petunjuk-petunjuk mengenai "musim" kedatangan Yesus.

Petunjuk-petunjuk yang diberikan alkitab mengenai kedatangan Yesus, antara lain:

  • Yesus akan datang "seperti pencuri di malam hari" dan tidak seorang pun yang menyadarinya (1 Tes 5:2-6).
  • Munculnya gereja-gereja, pengajar-pengajar palsu, dan nabi-nabi palsu yang menyesatkan jemaat (1 Tim 4:1-3, 2 Tes 2:3-4, Mat 24:11, Mat 7:15-20, 1 Yoh 4:4-6).
  • Munculnya Mesias jahat atau Anti-Kristus (Dan 11:38). 
  • Bangsa Israel lahir kembali dengan terbentuknya negara Israel (Yeh 37).
  • Negara Israel akan membuat perjanjian damai dengan anti-kristus (Dan 9:27).
  • Bait Suci akan dibangun di Yerusalem (Wah 11:1-2).
  • Pengikut Yesus akan dibunuh (Mat 24:9).
  • Manusia akan semakin jahat, sombong, tidak punya kasih, dan menjauh dari Tuhan (2 Tim 3:1-7, Mat 24:12).
  • Kejahatan akan merajalela di seluruh dunia seperti pada zaman Nuh (Luk 17:26-27).
  • Manusia akan merayakan seks yang tidak bermoral dan LGBTQ+ seperti pada zaman Lot (Luk 17:28-29).
  • Terjadi peperangan, kelaparan, dan gempa bumi (Mat 24:7).
  • dst

Selain petunjuk-petunjuk umum, ada nubuatan nabi Daniel yang menakjubkan yang juga harus kita perhatikan. Daniel menulis tentang "70 minggu" (70 minggu x 7 hari = 490 hari === 490 tahun) yang akan menjelaskan apa yang akan terjadi di akhir zaman dan pemulihan segala sesuatu (Dan 9:24). Daniel membagi 490 tahun menjadi 3 bagian yang berbeda.

Catatan: 1 hari mewakili 1 tahun (Yeh 4:6).

Bagian pertama adalah periode 7 minggu (49 tahun) yang menubuatkan pembangunan kembali Yerusalem yang akan dimulai dengan keputusan Raja Koresh (Persia) pada tahun 538 SM, 70 tahun setelah orang Yahudi dibuang ke Babilonia, untuk membangun kembali Bait Suci yang sudah dihancurkan oleh Babilonia (Yes 44:26-28; 45:1-4, Ezr 1:1-3).

Bagian kedua adalah periode 62 minggu (434 tahun) yang akan berakhir ketika Mesias dihilangkan untuk mengakhiri dosa-dosa umat-Nya dan mendatangkan kebenaran yang kekal (Dan 9:24-26).

Bagian ketiga adalah periode 1 minggu terakhir (7 tahun) dimana seorang penguasa jahat akan naik tahta dan akan membuat perjanjian damai dengan Israel, tapi di tengah minggu (yaitu 3,5 tahun), dengan cara yang licik dia melanggar perjanjian dan menyerang Israel (Dan 9:27, Mat 24:15). Periode waktu ini disebut masa kesusahan Yakub (Yer 30:7) dan masa kesengsaraan besar (Yes 26:20, Mat 24:21).

Perang Terhadap Yahudi

Yang menarik dari nubuatan nabi Daniel adalah bahwa minggu terakhir yang menjadi klimaks dari 70 minggu dipisahkan atau terputus dari dari 69 minggu sebelumnya, sehingga menciptakan celah yang disebut "zaman kasih karunia" atau "zaman gereja". Celah tersebut mengacu pada pernyataan bahwa Mesias akan disingkirkan dan kemudian akan terjadi perang.

Setelah 62 minggu itu, Mesias akan disingkirkan, padahal tidak bersalah. Lalu bangsa dari seorang raja akan datang untuk menghancurkan kota [Yerusalem] dan tempat kudus [Bait Suci] itu, tetapi akhir dari semuanya akan terjadi dengan banjir, dan kehancuran pasti terjadi sampai perang berakhir. (Daniel 9:26)

Perkataan Yesus sebelum ditangkap dan disalibkan: "Sekarang waktunya penghakiman atas dunia ini. Sekarang juga penguasa dunia ini akan disingkirkan." (Yohanes 12:31)

Yesus Mesias disalibkan pada tahun 30 M. Lalu pada tahun 70 M, terjadi peperangan antara orang Yahudi dengan Romawi yang mengakibatkan Bait Suci dihancurkan dan orang-orang Yahudi berserak ke seluruh dunia.

Berikut beberapa contoh penganiayaan, diskriminasi, pengusiran, dan pembunuhan terhadap Yahudi di berbagai negara:

1. Arab Saudi
  • 625 M (Rabi' al-awwal 4 H), Muhammad membantai orang-orang Yahudi di Madinah dan sejak saat itu pengikutnya melakukan pembantaian terhadap orang Yahudi dan "dibersihkan" dari Arab Saudi.
  • 628 M (Muharram 7 H), Kalifa Umar membantai orang-orang Yahudi di Khaybar.
    "Khaybar, Khaybar, ya Yahud! Jaish Muhammad soufa yaʿoud! (Khaybar, Khaybar, wahai orang-orang Yahudi! Tentara Muhammad akan kembali!)" adalah slogan perang Khaybar, dan slogan yang sama masih dipakai sampai sekarang sebagai seruan untuk membunuh Yahudi.
2. Mesir
  • 629, terjadi pembantaian pertama di Alexandria
  • 1004, orang ​​Yahudi dan Kristen harus memakai sorban dan selempang hitam
  • 1009, orang ​​Yahudi dan Kristen harus memakai salib atau lonceng di tempat permandian umum
  • 1270, Sultan Baibars memutuskan untuk membakar semua orang Yahudi. Sebuah parit telah digali, namun pada saat terakhir dia berubah pikiran dan meminta upeti yang besar.
  • 1301, penganiayaan terhadap orang Yahudi mulai terjadi di Mesir
  • 1844, terjadi pembantaian pertama di Kairo
  • 1870, terjadi pembantain ke-2 di Alexandria
  • 1871, terjadi pembantaian pertama di Damanhur
  • 1873, terjadi pembantaian ke-2 di Damanhur
  • 1877, terjadi pembantaian ke-3 di Damanhur
  • 1877, terjadi pembunuhan massal di Mansura
  • 1882, terjadi pembantain ke-3 di Alexandria
  • 1890, terjadi pembantaian ke-2 di Kairo
  • 1891, terjadi pembantaian ke-4 di Damanhur
  • 1901–1902, terjadi pembantaian ke-3 di Kairo
  • 1901–1907, terjadi pembantaian ke-4 di Alexandria
  • 1903, terjadi pembantain pertama di Post Said
  • 1908, terjadi pembantain ke-2 di Post Said
  • 1928, terjadi pembantain di Ikhwan
  • 1938, terjadi pemboikotan orang Yahudi di Mesir
  • 1939, bom ditaruh di sinagoga-sinagoga di Kairo
  • 1942, terjadi pembunuhan massal di Nil hulu (Mesir selatan)
  • 1945, terjadi kerusuhan menolak Yahudi dan Kristen, gereja dan sinagoga dihancurkan
  • 1945, terjadi pembantaian ke-4 di Kairo
  • 1948, Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) menyerang pedagang-pedagang Yahudi
  • 1956, Presiden Mesir (Gamal Abdel Nasser) menyatakan terusan Suez sebagai milik negara Mesir pada 26 Juli 1956. Inggris dan Perancis yang membangun terusan tersebut pada 1869 tidak terima, lalu dibantu oleh Israel menyerang Mesir. Kemudian Presiden Nasser mengusir hampir semua orang Yahudi (sekitar 90.000 orang) dari Mesir, dan menyita harta benda mereka.
  • 1965, Buku panduan militer Mesir menggambarkan perang melawan Israel sebagai jihad dan mengutip ayat Quran: “Bunuh mereka di mana pun kalian bertemu mereka!”
  • 1967, orang-orang Yahudi digiring ke tenda-tenda selama Perang Enam Hari.
3. Maroko
  • 1033, sekitar 6.000 orang Yahudi dibunuh oleh gerombolan Muslim di Fez.
  • 1127, setelah gerakan kenabian mesias Moshe Dhery gagal, orang-orang Yahudi dianiaya dan dipaksa pindah agama
  • 1148, Kalifa Abd el Moumen (dinasti Almohad) memberikan pilihan kepada orang Yahudi untuk masuk Islam atau diusir
  • 1152, Kalifa Abd el Moumen memberi pilihan kepada Yahudi dan Kristen, pindah agama atau mati
  • 1276, terjadi pembantaian massal kedua di Fez
  • 1391, terjadi penganiayaan orang-orang Yahudi yang migrasi dari Spanyol
  • 1438, pembuatan pemukiman khusus untuk orang Yahudi di kota-kota Maroko, dengan nama “mellah” yang secara harafiah artinya "garam", nama ini mungkin merujuk pada lokasinya dekat rawa garam.
  • 1465, terjadi pembantaian di Fez, kemudian menyebar ke kota-kota lain di Maroko.
  • 1492, terjadi pembantaian di Touat dan sinagoga dibakar.
  • 1790 - 1792, terjadi pembantaian di Tetuan, orang-orang Yahudi ditelanjangi dan dibariskan untuk dibunuh, dan banyak anak-anak yang ikut dibunuh.
  • 1807, terjadi pembantaian di Casablanca
  • 1854, terjadi pembantaian di Demnate.
  • 1864 - 1880, terjadi serangkaian serangan terhadap orang-orang Yahudi di Marrakesh, dan ratusan orang tewas. 
  • 1903 - 1940, terjadi pembunuhan massal di Taza dan Settat.
  • 1907, terjadi terjadi pembunuhan massal di Casablanca, 30 meninggal dan banyak perempuan diperkosa
  • 1912 terjadi pembunuhan massal ke-4 di Fez.
  • 1934 terjadi pembantaian di Rabat
  • 1948, terjadi pembunuhan massal di Oujda dan Jreada
  • 1965, terjadi pembunuhan massal ke-5 di Fez
4. Yemen
  • 1165–1178, berdasarkan konstitusi baru, orang Yahudi diberi pilihan untuk masuk Islam atau mati.
  • 1630–1700, orang-orang Yahudi dianggap "najis" dan dilarang menyentuh orang Muslim atau makanan orang Muslim. Mereka diwajibkan untuk merendahkan diri di hadapan orang Muslim, berjalan di sisi kiri dan menyapanya terlebih dahulu. Mereka tidak boleh membangun rumah yang lebih tinggi dari rumah Muslim atau menunggangi unta atau kuda, dan ketika menunggangi bagal atau keledai, mereka harus duduk di pinggir. Ketika memasuki wilayah Muslim, orang Yahudi harus melepas sepatunya dan berjalan tanpa alas kaki. Jika dilempari batu atau ditinju oleh Muslim, orang Yahudi tidak diperbolehkan untuk membela diri.
  • 1670, orang Yahudi diusir dari Mawza
  • 1676, orang Yahudi diusir dari Sanaa
  • 1678, orang Yahudi dipaksa masuk Islam
  • 1679–1680, terjadi pembantaian di Sanaa
  • 1700, terjadi pembantaian di Yemen
  • 1800, dikeluarkan dekrit baru untuk melarang orang Yahudi mengenakan pakaian baru atau bagus. Orang Yahudi dilarang menunggangi bagal atau keledai, dan terkadang digiring untuk melakukan perjalanan panjang tanpa busana melalui gurun Roob al Khali.
  • 1904, terjadi pembantaian orang Yahudi di Yemen
  • 1918–1948, penerapan undang-undang yang melarang membesarkan anak yatim piatu Yahudi
  • 1922, dikeluarkan peraturan yang mengharuskan Yahudi yang yatim-piatu baik itu anak-anak maupun orang dewasa masuk agama Islam.
  • 1928, anak-anak yatim piatu Yahudi dijual sebagai budak dan dipaksa masuk Islam oleh Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood).
  • 1930, sekitar 15.000 orang Yahudi tidak sanggup lagi tinggal di Yemen, lalu berjalan kaki pergi ke Palestina yang pada saat itu dikuasai oleh Inggris.
  • 1947, terjadi pembantaian orang Yahudi di Aden, 82 orang dibunuh dan ratusan toko dihancurkan.
5. Inggris
18 Juli 1290, Raja Edward I mengeluarkan dekrit untuk mengusir semua orang Yahudi dari kerajaan Inggris dengan batas waktu sampai 1 November 1290. Hal ini dilakukan karena orang-orang Yahudi lebih kaya dan menguasai perekonomian, sementara raja Inggris ingin orang-orang Kristen yang lebih mendominasi perekonomian.

6. Iran
  • 1385, terjadi pembantaian terhadap orang Yahudi di Khorasan.
  • 1588–1629, terjadi pembunuhan massal di Mahalay
  • 1656, orang Yahudi diusir dari Isfahan
  • 1747, terjadi pembantaian di Mashdad
  • 1830, orang Yahudi "dibersihkan" dari Tabriz
  • 1839, terjadi peristiwa Allahdad (artinya: keadilan allah) yaitu pembantaian brutal (pembakaran sinagoge, penjarahan, dan pembunuhan) yang dilakukan Muslim terhadap komunitas Yahudi di Mashdad. Orang-orang Yahudi dipaksa masuk Islam atau dibunuh.
  • 1979, terjadi Revolusi Islam yang mengakibatkan sekitar 200.000 orang Yahudi melarikan diri ke negara-negara lain.
7. Spanyol
31 Maret 1492, Raja Ferdinand II dan Ratu Isabella mengeluarkan dekrit Alhambra bahwa setiap orang Yahudi yang tinggal di kerajaan Spanyol harus menganut agama Kristen atau keluar dari Spanyol dengan batas waktu sampai 31 Juli 1492, yang melawan akan dibunuh.

8. Portugal
5 Desember 1496, Raja Manuel I menandatangani dekrit bahwa semua orang Yahudi harus menganut agama Kristen atau keluar dari kerajaan Portugal dengan batas waktu sampai Oktober 1497. Hal ini dilakukan sebagai syarat untuk menikahi putri sulung dari Raja Spanyol.

9. Tunisia
  • 1535, terjadi pembantaian dan pengusiran orang Yahudi dari Tunisia.
  • 1650, orang-orang Yahudi dipindahkan ke lingkungan khusus yang disebut “hara (perempatan)”
  • 1857, seorang Yahudi bernama Batto Sfez, walaupun tidak melakukan kesalahan, kepalanya dipenggal lalu dilempar-lempar seperti bola oleh massa, yang menyebabkan pihak berwenang Prancis turun tangan.
  • 1869, terjadi pembantaian di Tunis dan Sfax
  • 1875, terjadi pembantaian di pulau Djerba
  • 1890, terjadi pembantaian di Tunis
  • 1922, terjadi pembantaian di pulau Djerba
  • 1941, terjadi pembantaian di Gabes
  • 1967, terjadi pembunuhan massal dan penjarahan toko-toko Yahudi
10. Austria
1 Maret 1670, Kaisar Leopold I memerintahkan pengusiran orang-orang Yahudi dari seluruh Austria dengan batas waktu sampai 1 Agustus 1670.

11. Libya
  • 1785, terjadi pembantaian di Tripoli
  • 1897, terjadi pembunuhan di Tripoli
  • 1941, terjadi penganiayaan di Libya
  • 1945, terjadi pembunuhan massal di Tripoli
  • 1947, terjadi pembunuhan massal di Libya, 130 orang meninggal
  • 1948, terjadi penyiksaan pertama terhadap orang Yahudi
  • 1951, terjadi penyiksaan kedua terhadap orang Yahudi
  • 1967, terjadi pembunuhan massal pada masa Perang Enam Hari
12. Aljazair
  • 1805, pembantaian pertama terhadap orang-orang Yahudi. Peristiwa ini terjadi setelah kelaparan melanda Aljazair. Konsul Prancis Dubois-Thainville menyelamatkan 200 orang Yahudi dengan melindungi mereka di konsulatnya.
  • 1815, pembantaian kedua di Aljazair.
  • 1830, pembantaian ketiga di Aljazair.
  • 1934, pembantaian di Constantine dan 200 toko milik Yahudi diserang. Total kerugian diperkirakan lebih dari 150 juta franc, dan mengakibatkan 1/4 populasi Yahudi di Constantine jatuh miskin.
  • 1954, terjadi pembunuhan dan penyerangan komunitas Yahudi dengan tujuan supaya populasi Yahudi tidak lebih banyak dari Muslim, ada 30 sinagoga hancur.
  • 1961, musisi Yahudi bernama Sheik Raymond dibunuh
  • 5 Juli 1962, beberapa hari setelah hari kemerdekaan Aljazair, 900-1.300 orang Yahudi dan Eropa dibunuh di Oran.
13. Irak
  • 1828, terjadi pembunuhan massal orang Yahudi di Baghdad.
  • 1934, terjadi pembantaian pertama di Farhud.
  • 1936, terjadi pembantaian ke-2 di Farhud.
  • 1941, terjadi pembantaian ke-3 di Farhud, setidaknya 180 orang Yahudi dibunuh, banyak yang terluka dan diperkosa, rumah-rumah dijarah.
14. Suriah
  • 5 Februari 1840, seorang biarawan Kapusin bernama Thomas dan pembantunya yang beragama Islam (Ibrahim Amāra) menghilang, kemudian para biarawan Kapusin segera menyebarkan berita bahwa orang-orang Yahudi di Damaskus telah membunuh kedua orang tersebut dan menggunakan darah mereka untuk ritual Paskah. Mereka kemudian menangkap 13 orang Yahudi dan memaksa mereka untuk mengaku, dan ada salah satu yang pindah agama ke Islam supaya tidak dibunuh. Peristiwa ini dikenal sebagai Peristiwa Damaskus, yang kemudian memicu pembantaian orang-orang Yahudi di Suriah.
  • 1840, orang Muslim dan Kristen Prancis menculik, menyiksa, dan membunuh anak-anak Yahudi di Damaskus untuk hiburan
  • 1848, terjadi pembunuhan massal pertama di Damaskus
  • 1850, terjadi pembunuhan massal pertama di Aleppo
  • 1860, terjadi pembunuhan massal kedua di Damaskus
  • 1875, terjadi pembunuhan massal kedua di Aleppo
  • 1882, terjadi pembantaian di Homs
  • 1947, 75 orang Yahudi dibunuh di Aleppo
  • 1948, orang Yahudi "dibersihkan" dari Damaskus
  • 1986, Menteri Pertahanan Suriah (Mustafa Talas) menerbitkan buku The Matzah of Zion, dimana dia mengatakan bahwa orang-orang Yahudi memang menggunakan darah seorang biarawan Kristen untuk membuat matzah (roti tanpa ragi) Paskah makanya pembunuhan massal tahun 1840 dapat dibenarkan.
15. Lebanon
1862 dan 1874, pembantaian pertama dan kedua terhadap orang-orang Yahudi di Beirut.

16. Jerman
1933 - 1945, ketika Nazi berkuasa di Jerman, pemimpin Nazi (Adolf Hitler) menjalin kerja sama dengan seorang imam dari Yerusalem (Haj Amin al-Husseini), kemudian terjadilah holokaus yang membunuh 6 juta orang Yahudi (1/3 populasi Yahudi di seluruh dunia).

Masih banyak lagi perang terhadap orang Yahudi yang terjadi di berbagai negara yang tidak dituliskan disini. Intinya adalah perang terhadap Yahudi terus terjadi sejak Yesus Mesias meninggal dan perang tersebut masih terjadi sampai sekarang.

Serangan Terhadap Orang-orang Yahudi yang Terjadi di Tanah Israel Saat Masih Dibawah Kekuasaan Ottoman Turkiye dan Inggris

No Waktu Keterangan Peristiwa
1 Januari 1517 Pembantaian orang Yahudi di Safed
2 4 Oktober 1517 Pembantaian orang Yahudi di Hebron
3 1660 Pembantaian orang Yahudi di Safed dan Tiberias
4 1775 Penyerangan orang Yahudi di Hebron setelah menuduh orang Yahudi menggunakan darah orang Kristen untuk ritual Paskah.
5 15 Juni 1834 Pembantaian orang Yahudi di Safed
6 24 Juli 1834 Pembantaian orang Yahudi di Hebron
7 5 Juli 1838 Pembantaian orang Yahudi di Safed
8 15 Maret 1908 Penyerangan orang Yahudi di Jaffa
9 22 November 1913 Pembunuhan Moshe Barsky dan ini menjadi serangan teror pertama atas nama Islam.
10 1 Maret 1920 Serangan teror kepada orang Yahudi di Tel Hai
11 4-7 April 1920 Pembantaian orang Yahudi di Yerusalem
12 1-7 Mei 1921 Pembantaian orang Yahudi di Jaffa
13 16-22 Agustus 1929 Serangkaian teror penikaman orang Yahudi
14 23 Agustus 1929 Pembantaian orang Yahudi di Yerusalem
15 24 Agustus 1929 Pembantaian orang Yahudi di Motza dan Hebron
16 29 Agustus 1929 Pembantaian orang Yahudi di Safed
17 11 April 1931 Serangan teroris terhadap orang Yahudi di Kibbutz Yagur
18 19 April 1936 - 1939 Pemberontakan Arab yang menuntut pihak berwenang Inggris membatasi migrasi orang Yahudi ke Palestina, membatasi penjualan tanah kepada orang Yahudi, dan membentuk pemerintahan Islam di Palestina. Paling sedikit 400 orang Yahudi yang dibunuh
19 19-21 April 1936 Pembantaian orang Yahudi di Jaffa
20 2 Oktober 1938 Pembantaian orang Yahudi di Tiberias
21 15 Februari 1947 Serangan teroris (termasuk menculik orang) di sejumlah daerah
22 11 April 1947 Asher Eskovitch dipukuli sampai mati oleh segerombolan orang Arab di Yerusalem
23 8 Mei 1947 Serangan teroris terhadap orang Yahudi di dekat Tel Aviv
24 10 Agustus 1947 Serangan teroris di sebuah kafe milik orang Yahudi di Tel Aviv
25 30 November 1947 Sehari setelah PBB membagi wilayah Palestina menjadi 2 negara yaitu negara Palestina (Yahudi) dan negara Arab (Muslim), orang-orang Arab menyerang orang-orang Yahudi dan membunuh 400-500 orang Yahudi.

Pada 14 Mei 1948, setelah David Ben Gurion mendeklarasikan Israel sebagai negara merdeka, kurang dari 24 jam, negara-negara Arab bersatu untuk menghilangkan Israel dari muka bumi.

Peperangan yang Terjadi di Tanah Israel Setelah Negara Israel Berdiri

No Tahun Nama Perang Keterangan Perang Pemenang
1 1948 Perang Arab - Israel (al-Nakba) Lebanon, Yordania, Mesir, Suriah, Irak menyerang Israel Israel
2 1948-1967 Fedayeen (mengorbankan diri sendiri) Yordania, Suriah, PLO, Mesir menyerang Israel Israel
3 1967 Perang Enam Hari Lebanon, Yordania, Mesir, Suriah, Irak, Arab Saudi menyerang Israel Israel
4 1967-1970 Perang Atrisi (perang terus menerus untuk melemahkan lawan) Mesir, Yordania, Suriah, PLO menyerang Israel Israel
5 1971-1982 Pemberontakan Palestina di Lebanon Selatan Yordania, Lebanon menyerang Israel Israel
6 1973 Perang Yom Kippur Mesir, Suriah, Yordania, Irak menyerang Israel ketika orang-orang Israel sedang puasa 25 jam pada Hari Penebusan Dosa (Yom Kippur) Israel
7 1985-2000 Konflik Lebanon Selatan Hizbullah (Lebanon) menyerang Israel Israel
8 1987-1993 Intifada Pertama Serangan jihad pertama yang dilakukan Palestina, Hamas, dan Palestinian Islamic Jihad terhadap Israel Israel
9 2000-2005 Intifada Kedua Serangan jihad kedua yang dilakukan Palestina, Hamas, dan Palestinian Islamic Jihad terhadap Israel Israel
10 2006 Perang Lebanon Hizbullah menyerang Israel Israel
11 2008 Perang Gaza Hamas menyerang Israel Israel
12 2012 Operasi Israel - Gaza Hamas menyerang Israel Israel
13 2014 Perang Gaza Hamas menyerang Israel pada saat bulan Ramadan Israel
14 2021 Krisis Israel - Gaza Hamas menyerang Israel pada saat bulan Ramadan Israel
15 2023 - 2025 Perang Israel - Hamas Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023. Kemudian Hizbullah (Lebanon), Suriah (Presiden Assad), Iran, Irak, Houtis (Yemen) secara bersamaan ikut menyerang Israel Israel

Setelah 62 minggu itu, Mesias akan disingkirkan, padahal tidak bersalah. Lalu bangsa dari seorang raja akan datang untuk menghancurkan kota [Yerusalem] dan tempat kudus [Bait Suci] itu, tetapi akhir dari semuanya akan terjadi dengan banjir, dan kehancuran pasti terjadi sampai perang berakhir. (Daniel 9:26)

Sekarang tahun 2025, sudah hampir 2.000 tahun setelah Mesias disingkirkan, perang masih berlanjut. Tidak disebutkan kapan perang akan berakhir, hanya ditulis bahwa akan berakhir dengan banjir.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas menyerang Israel dengan nama "Operasi Banjir al-Aqsa". Bukan sebuah kebetulan, mereka menggunakan kata "banjir", ini adalah sebuah petunjuk buat kita.

Perang Israel vs Hamas tampaknya akan mengarah kepada Perang Dunia 3 yang akan menjadi perang terakhir sebelum dunia memasuki masa damai. Ketika perang berakhir, barulah nubuatan minggu ke-70 akan dimulai.

Zaman Gereja

Yesus melakukan misi pelayanan-Nya (mengajar, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, memberi makan banyak orang, dll) selama 3,5 tahun hanya di wilayah Yudea. Namun, Yesus pernah menginap selama 2 hari di Samaria (Yoh 4:40,43), setelah itu sampai kematian-Nya, Yesus tidak pernah lagi keluar dari Yudea. Hal ini menubuatkan kekristenan berawal dari Yudea (Yerusalem) kemudian keluar dari Yudea dan terus menyebar ke seluruh dunia, lalu setelah 2.000 tahun akan kembali lagi ke Yerusalem.

Catatan: 1 hari mewakili 1.000 tahun (2 Pet 3:8).

Sejak tahun 1960an, muncul gerakan Yahudi Mesianik yaitu orang-orang Yahudi yang mengakui Yesus sebagai Mesias (Raja) orang Yahudi yang ditunggu selama 2.000 tahun ini. Setelah tragedi serangan Hamas 7 Oktober 2023, pertobatan besar-besaran terjadi di kalangan orang Yahudi baik yang tinggal di Israel maupun di seluruh dunia. Saat ini, komunitas Yahudi Mesianik berjumlah lebih dari 2 juta orang.

Tanda Kedatangan Yesus (Zaman Nuh)

Yesus berkata, "Waktu kedatangan Anak Manusia akan seperti zaman Nuh. Orang-orang makan dan minum, pria dan wanita menikah, sampai ketika Nuh memasuki bahtera, kemudian banjir datang dan memusnahkan semuanya." (Lukas 17:26-27)

Tuhan berkata kepada Nuh, "Aku akan mengakhiri kehidupan semua makhluk hidup, karena mereka, bumi dipenuhi oleh kekerasan [חמאס hamas]. Aku akan memusnahkan mereka bersama bumi." (Kejadian 6:13)

Salah satu tanda kedatangan Yesus adalah dunia akan seperti zaman Nuh, yang dipenuhi dengan "kekerasan atau kejahatan" yang dalam bahasa Ibrani adalah "חמאס hamas".

Hamas adalah singkatan dari frasa bahasa Arab "Ḥarakah al-Muqāwamah al-ʾIslāmiyyah (Gerakan Perlawanan Islam)" yang merupakan cabang dari Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood). Hamas didirikan pada tahun 1987 dengan tujuan mendirikan negara Islam Palestina.

Bukan sebuah kebetulan organisasi tersebut menamai diri mereka "Hamas", dan bukan sebuah kebetulan para pendukung Palestina menamai diri mereka "Kami adalah Hamas" bukan "Kami adalah Palestina".

Saat ini, para pendukung Hamas sudah tersebar di semua benua, yang artinya bumi sudah dipenuhi oleh “hamas חמאס (kekerasan, kejahatan)”. Dengan demikian kita sedang berada seperti di zaman Nuh, yang artinya Yesus akan segera datang.

Pemerintahan Anti-Kristus

Sebelum memasuki minggu ke-70, Tuhan akan mengangkat orang-orang Kristen ke surga supaya terhindar dari malapetaka (1 Tes 5:9, 1 Kor 15:51-52, 1 Tes 4:16-17), dan menghadiri "Pernikahan Anak Domba" (Wah 19:7). Tujuh berkat (sheva berachot) akan dibacakan dan pengantin perempuan akan mengelilingi pengantin pria sebanyak 7 kali di bawah kanopi pernikahan (chuppah). Kemudian, mengadakan pesta perjamuan pernikahan selama 7 hari.

Minggu terakhir atau minggu ke-70 (yaitu 7 tahun) dibagi menjadi 2 bagian yang sama. Bagian pertama akan menjadi masa damai selama 3,5 tahun. Lalu pada 3,5 tahun berikutnya, penguasa jahat akan melanggar perjanjian damai, menganggap dirinya sebagai allah, melarang orang-orang Yahudi beribadah di Bait Suci, dan berusaha untuk memusnahkan orang Yahudi dari muka bumi.

Pada akhir masa ini, datanglah penghakiman dari surga yang disebut "Hari Besar TUHAN" (Yoe 1:15, Yes 2:12, Yer 46:10, Yeh 30:3, Zef 1:7, dll). Tuhan akan menghancurkan "raja-raja di bumi" dengan tongkat besi seperti menghancurkan bejana tanah liat sampai berkeping-keping (Maz 2:9; Yes 30:14).

Dan dari mulutnya [Yesus] keluarlah sebilah pedang tajam yang akan membunuh bangsa-bangsa. Dia akan memerintah mereka dengan tongkat besi. Dialah yang menginjak-injak alat pemeras anggur, yang mengalirkan air anggur kemarahan yang membara dari TUHAN penguasa langit. (Wah 19:15)

Kerajaan TUHAN

Setelah "Pernikahan Anak Domba" selesai, TUHAN akan kembali ke bumi bersama orang-orang kudus-Nya untuk mengalahkan anti-Kristus, menyelamatkan orang-orang Yahudi, dan mendirikan Kerajaan Tuhan (Wah 19:11-16). Yesus akan menjadi raja dan memerintah di Yerusalem selama 1.000 tahun (Wah 20:4) dan dimulailah milenium ke-7. Janji-janji TUHAN yang diucapkan melalui para nabi mengenai Sion dan tanah yang dijanjikan kepada Abraham, Isak, dan Yakub akan digenapi (Yes 2:2-4, Mik 4:1-3, Zak 8:3, Maz 86:9).

Sion melambangkan pemerintahan dan kekuasaan Tuhan di bumi, makanya disebut "Kerajaan Tuhan". Seluruh rencana penebusan Tuhan, termasuk kedatangan Mesias sendiri dan keselamatan kita, tercakup dalam konsep Sion. Sion melambangkan masa depan kita, rumah kita di dunia yang akan datang (Wah 21). Langit yang baru dan bumi yang baru akan disebut "Sion dalam kesempurnaannya".

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Tuhan bersinar. (Mazmur 50:2)

Karena TUHAN telah memilih Sion, Dia menginginkannya menjadi tempat kediaman-Nya. "Ini adalah tempat perhentian-Ku selama-lamanya. Aku akan tinggal disini karena Aku sangat menginginkannya." (Mazmur 132:13-14)

TUHAN membangun Yerusalem, dan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang... Pujilah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Tuhanmu, hai Sion. (Mazmur 147:2,12)

Aku tidak akan diam demi Sion, dan Aku tidak akan tenang demi Yerusalem, sampai kebenarannya terang benderang, dan keselamatannya seperti lampu yang menyala. (Yesaya 62:1)

Mimpi Nebukadnezar (605 SM) akan Segera Menjadi Kenyataan

"Seperti yang tuanku lihat, sebuah batu terlepas, bukan oleh tangan manusia, lalu menghantam patung itu tepat pada kakinya yang terbuat dari besi dan tanah liat, kemudian menghancurkan mereka sampai berkeping-keping. Kemudian besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu semuanya hancur berkeping-keping, dan menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menerbangkannya sampai bersih tak berbekas. Tetapi batu yang menghantam patung itu menjadi gunung yang besar dan memenuhi seluruh bumi." (Daniel 2:34-35)

Engkau akan menghancurkan mereka dengan tongkat besi, dan engkau akan menghancurkan mereka hingga berkeping-keping seperti bejana tanah liat. (Mazmur 2:9)

"Pada zaman raja-raja itu, Tuhan penguasa langit akan mendirikan sebuah kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya. Kerajaan itu [Kerajaan Tuhan] tidak akan diberikan kepada bangsa lain, tetapi kerajaan itu [Kerajaan Tuhan] akan menghancurkan semua kerajaan itu sampai berkeping-keping dan memusnahkan mereka, tetapi kerajaan itu [Kerajaan Tuhan] sendiri akan berdiri sampai selama-lamanya." (Daniel 2:44)

Suatu hari nanti, bangunan kesombongan manusia yang tidak ber-Tuhan itu akan runtuh, dan bahkan bekas-bekas reruntuhannya akan hilang tak bersisa. Demikianlah.

Tuhan Yesus, datanglah segera! Amen.

Comments