DEKADE 80 (DEKADE MULUT / SUARA)
Dekade 80 dalam kalender Ibrani dimulai dari tahun 5780 (29 September 2019) sampai dengan 5789 (9 September 2029).
Huruf Ibrani "pey (פ)" secara literal artinya "mulut" dan memiliki nilai gematria 80.
Setelah PBB menyatakan COVID (penyakit virus korona) sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020 (tahun Ibrani 5780, dekade 80), mereka memaksa kita pakai masker. Mulut kita ditutup. Kita dilarang berbicara di tempat umum. Kita harus menjaga jarak dengan orang lain padahal kita adalah makhluk sosial.
Racun ular berada di mulutnya. Kata-kata negatif, dusta, fitnah, dan gosip akan meracuni jiwa. Itulah makanya kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan, apa yang kita dengar, dengan siapa kita bergaul, termasuk media sosial.
KESUKARAN MEMBUAT KITA SEMAKIN KUAT
Pandemi mengubah pola perilaku hidup manusia. Sekarang kita lebih banyak terinteraksi di dunia maya, tapi dalam kehidupan nyata merasa kesepian. Kita kehilangan banyak teman. Kita berharap Tuhan berbicara kepada kita melalui media sosial. Seringkali kita mencari jawaban di media sosial, namun tidak menemukannya.
Seringkali, kita tidak sadar Setan memakai media sosial maupun orang-orang di sekitar kita untuk meracuni jiwa kita. Energi kita diserap berlahan-lahan sampai akhirnya kekuatan kita habis dan kita merasa kelelahan. Lalu, hidup kita jadi stagnan. Jalan di tempat. Kita seperti hidup di padang gurun. Kering. Tahun berganti tahun, tapi hidup kita masih belum berubah.
Sejak tahun 2020 (tahun Ibrani 5780, dekade 80), ada banyak sekali kesukaran yang terjadi dalam hidup kita. Namun, semua kesukaran tersebut akan membuat kita semakin kuat. Hal ini terungkap melalui ayat alkitab berikut:
Masa tahun-tahun kami adalah 70 tahun, atau kalau kuat 80 tahun. Namun, kebanggaan mereka [10 tahun tersebut] adalah kelelahan dan kesukaran, karena berlalu dengan cepat dan kami sudah pergi menjauh. (Mazmur 90:10)
Tahun-tahun berlalu begitu cepat, hilang begitu saja, dan tiba-tiba kita sudah di tahun 2026. Dekade 80 masih 4 tahun lagi sebelum masuk ke dekade 90. Kemudian musimnya berganti.
Siapa yang juga merasakan banyak tahun yang hilang sejak tahun 2020?
Jika ingin hidup kita berubah dan dipulihkan, kita hanya bisa datang kepada Tuhan Yesus. Kita datang dengan kerendahan hati, mengakui semua dosa kita, memaafkan orang-orang yang menyakiti kita (walaupun tidak mudah, tapi inilah satu-satunya jalan menuju pemulihan), meminta Tuhan untuk memulihkan semua trauma dan rasa sakit masa lalu supaya tidak menghalangi masa depan yang baru.
TUHAN berkata, "Jika Aku menutup langit maka hujan tidak akan turun, atau jika Aku memerintahkan belalang untuk melahap hasil bumi, atau jika Aku mengirim wabah penyakit ke tengah umat-Ku. Jika umat-Ku memanggil nama-Ku, lalu merendahkan diri mereka, dan berdoa, dan mencari wajah-Ku, dan berbalik dari perbuatan-perbuatan jahat mereka, maka Aku akan mendengar dari surga, dan akan mengampuni dosa mereka, dan akan memulihkan negeri mereka. Sekarang mata-Ku akan terbuka, dan telinga-Ku akan mendengar doa yang dibuat di tempat ini." (2 Tawarik 7:13-15)
Sekarang adalah dekade mulut. Mari kita gunakan mulut kita untuk mendeklarasikan iman kita.
Aku memaafkan diriku.
Aku memaafkan kedua orangtuaku.
Aku memaafkan orang-orang yang menyakitiku.
Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamatku.
Tuhan Yesus mengasihiku.
Darah Yesus mengampuni dosa-dosaku.
Darah Yesus membersihkan masa laluku.
Darah Yesus menghapus trauma-traumaku.
Darah Yesus menyembuhkan rasa sakitku.
Aku sudah diampuni, aku sudah dibersihkan.
Aku sudah bebas.
Aku lahir baru.
Aku adalah ciptaan baru.
Aku terima kehidupan baru dari Yesus.
Aku terima kekuatan baru.
Terbukalah masa depan yang baru!
Terbukalah jalan-jalan berkat yang baru!
Aku materaikan doa ini dalam nama Yesus. Amen.

Comments
Post a Comment